Teringat bahwa saya pernah mencatat saat mendengar tausiyah dari Majelis ta’lim Darusy Syabab, Kang Rendy sebagai pengisinya. Ternyata ketika saya mencoba menuliskannya, saya menjadi lebih memahami dibanding sekedar mendengar saja. Lagipula dengan mencatat, saya bisa membacanya kembali beberapa tahun lagi tanpa takut hilang dibanding hanya sekedar catatan di kepala. Kata Imam Syafi’i, ilmu itu seperti binatang buruan, harus diikit supaya tidak kabur. Dan cara terbaik mengikat ilmu tersebutadalah dengan tulisan.

Semoga bermanfaat🙂

Dosa adalah melanggar perintah Allah dan mengerjakan larangannya. Ada yang salah mengintepretasikannya bahwa jika kita tidak mengikuti perintah Allah, Allah akan marah dan tidak mulia. Mari kita tilik, satu bumi bersujud kepada Allah, tidak lantas membuat Allah menjadi bahagia. Pun satu bumi kafir kepada Allah, tidak lantas membuat Allah menjadi sedih dan turun kemuliaannya.

Lantas, sujud dan taat manusia itu akan bermanfaat bagi siapa? Jawabannya adalah bagi manusia itu sendiri. Tujuan dari poin dosa adalah supaya manusia itu kembali. Analoginya seperti polisi yang membuat peraturan lalu lintas. Ketika seseorang melanggar lampu merah, apakah polisi rugi? Tentu tidak, yang rugi adalah orang itu sendiri dan orang lain. Jadi, rambu lalu lintas ini dibuat untuk pengendara kendaraan.

Allah itu bukan cerewet minta ditaati supaya Allah mulia. Bukan. Mungkin anda tahu Film The Clash of The Tittans dimana bila dimana para dewa itu akan naik kemuliaannya ketika manusia menyembah dan turun ketika manusia tidak menyembah. Ini benar-benar konsep jahiliyah.

Bahaya Dosa:

1.      Kita mengambil jarak dengan Allah.

Allah adalah sumber ketenangan, apa dampaknya bila kita menjauhinya?

Dia-lah yang Telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang Telah ada) [QS 48:4]

Analoginya adalah ketika ketika kita hendak mengurai benang kusut. Mengurai benang kusut dengan tergesa-gesa dan hati yang tidak tenang hanya akan mebuat benang semakin kusut.  Namun bila benang kusut diurai dengan tenang, maka lama-kelamaan benang itu akan terurai juga. Pun dalam kehidupan ini, yang membuat masalah yang kita hadapi tidak selesai adalah ketika hati kita tidak tenang dalam menghadapi masalah. Maka mohonlah ketenangan kepada sumbernya dengan mentaubati dosa-dosa kita.

Lanjut lagi, Allah adalah sumber rezeki. Bisnis, pekerjaan, sumber dana itu hanyalah pipa, sumbernya Allah. Maka sesungguhnya dosa itu menyumbat pipa rezeki. Seharusnya kita mendapat rezeki, maka dosa itu menyumbat pipa rezeki, seperti lemak yang menutupi pembuluh darah dan bisa menyebabkan stroke. Pun rejeki kita bisa stroke karena banyak lemak dosa. Kalau pipa ini bersih, maka saluran bisa lancar, rezeki pun lancar, insyaallah.

2.      Mengotori hati

 “Ketahuilah, sesungguhnya di dalam jasad itu ada segumpal daging, apabila dia baik maka baiklah seluruh jasad, dan apabila dia buruk maka buruklah seluruh jasad. Ketahuilah, dia adalah hati “ (Riwayat Bukhari & Muslim, dari Nu’man bin Basyir _)

Lalu apa akibat hati yang kotor?

Penglihatan menjadi tidak tajam. Secara umum, apa yang kita lihat hanya apa yang dilihat mata kepala. Namun bila yang melihat adalah mata hati, maka Al lah akan memberi kemampuan untuk melihat lebih jauh dari itu. Dikisahkan suatu kali umar di yang sedang berkhutbah tiba-tiba berteriak, “Sarriyah! Sarriyah! Jabal! Jabal!”. Sarriyah yang merupakan tim ekspedisi perang sedang berada ratusan mil dari Umar diminta segera bersembunyi di atas gunung karena akan segera bertemu dengan pasukan musuh. Umar melihat mereka dan saat Umar berteriak, mereka pun mendengar, selamatlah dari musuh. Sungguh, hanya hati yang bersih yang Allah beri kesempatan untuk melihatnya.

Contoh lain adalah dalam di dunia bisnis. Disana kita  tidak bisa dilihat dengan mata kepala aja. Terlalu banyak hal yang hanya bisa dilihat dengan hati bersih, seperti apa yang dibutuhkan pasar, kerja sama dengan banyak orang, bahkan bisa tahu orang yang diajak kerja sama itu jujur atau tidak.

 Efek dari penglihatan yang tidak tajam adalah langkah-langkah yang dilakukan untuk mencari solusi menjadi dangkal. Contoh mudah adalah bila bisnis bangkrut, yang langsung kita lakukan adalah menyebar brosur, hal ini merupakan  sebuah pemikiran yang sangat dangkal. Akan lebih baik  bila kita mengevaluasi diri, apakah ada uang haram di dalam bisnis kita, apakah ada hak anak yatim yang belum tersampaikan, ada dosa sama orang tua, atau dalam bisnis kita  berbohong atau tidak.

 Selanjutnya hati yang kotor mempunyai efek ke wajah kita. Cahaya Allah itu turun ke hati. Kalau hati itu tertutupi, cahaya tidak masuk, dirinya itu tidak bercahaya, wajah kita gelap, perkataan kita menjadi tidak enak didengar membuat orang lain tidak nyaman. Apa yang anda rasakan bila ketika anda datang, orang pergi? Seperti itulah yang dirasakan oleh orang yang wajahnya kotor oleh dosa. Coba anda bertanya kepada orang yang mencairkan dana bilamana ada orang yang ingin mengajukan dana, dia hanya berkata, “ya saya mengikuti hati saja apakah dia bisa dipercaya atau tidak”.

3.      Membuat hati resah

Kebaikan adalah dengan berakhlak yang mulia. Sedangkan kejelekan (dosa) adalah sesuatu yang menggelisahkan jiwa. Ketika kejelekan tersebut dilakukan, tentu engkau tidak suka hal itu nampak di tengah-tengah manusia.”( HR. Muslim no. 2553.)

wabisoh bin ma’bad. Aku mendatangi rasulullh, maka rasul berkata, kamu datang untuk bertanya tentang kebaikan. Bener. Kata nabi: tanyakan pada hatimu sendiri, kebaikan adalah sesuatu yang membuatmu jiwamu tentram, dan membuat hati itu tenang, dan kburukan adalah yang meninggalkan keraguan dalam jiwa dan keraguan dalam dada, walaupun sudah banyak manusia  yang memberi nasehat.

Ingatkah anda pada 29 April 2010 dimana semifinal liga champion menampilkan Barca melawan Inter di  Camp Nou, Barcelona, Spanyol? Karena pada leg sebelumnya Inter menang 3-1 di kandangnya, maka kini Barcelona harus unggul minimmal 2-0 supaya menang agregat. Namun tim yang ketika itu dijuluki the best team in the world hanya bisa memasukkan satu gol, padahal menit 26, inter hanya bermain dengan 9 orang. Apa kata pemain Barcelona? “Kami tidak tenang, kami grogi dengan pertahanan intermilan” . Lihatlah Inter yang bermain dengan 9 pemain, bertahan, tenang, akhirnya meski kalah 1 gol di kancang Barca, namun unggul agregat gol sehingga melaju ke babak final.

Dosa itu membuat hati kita tidak tenang, susah untuk meben.

Ada orang yang berhutang 3 miliyar dengan cicilan 300 juta perbulan, namun wajahnya tenang padahal orang lain berhutang 3 juta saja sudah panik. Kenapa ia bisa tenang? Ada 2 kemungkinan, sudah terbiasa hutang, atau karena hatinya tenang. Dia yakin bahwa segala sesuatu sudah diatur oleh Allah. Allah tidak mungkin memberi beban 300 juta perbulan tapi kita tidak mampu menghadapinya. Hati yang kotor itu tidak mungkin bisa yakin. Karena yakin itu datangnya dari hati, dan hati itu yakin karena ada cahaya Allah yang tidak mungkin diberikan kepada orang yang hatinya kotor karena dosa. Jadi dosa itu bagi kita, bagi bisnis, bagi rizki.

4.      Mengundang bala bencana

QS 42:30-31 .

  1. Dan apa saja musibah yang menimpa kamu Maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).
  2. Dan kamu tidak dapat melepaskan diri (dari azab Allah) di muka bumi, dan kamu tidak memperoleh seorang pelindung dan tidak pula penolong selain Allah.

Kalau kita berdosa, sesungguhnya kita sedang menananam ranjau yang pasti akan kita injak dalam hidup kita. Ada orang yang bertanya “Kita dosa, Allah ngambek dan ngasih kita adzab, kok Allah aneh?” Bukan. Allah menginginkan kebaikan di kehidupan kita, sehingga Allah menjewer kita saat kita nakal. Ada beberapa anak kecil yang cukup dijewer, tapi ada juga yang harus ditendang. Ada yang hilang laptop, baru dia istigfar, atau hilang.

Jadi kepahitan hidup itu adalah cara Allah supaya kita kembali kepada Allah. Ada perusahaan yang menggantungkan dirinya pada perusahaan, Jadi perusaan as-somad, akhirnya Allah beri skenarioPHK, pensiun dini, teman-teman di sekitarnya memfitnah. Lalu mantab, makan tabungan, matang, makan utang, makan kursi, kursi dijual, sampai akhirnya kepepet, kepepet, Ya Allah tidak ada tempat kembali lagi dan sampai merintih kepada Allah.

Ibu Mimin Aminah di Kick Andy, kena penyakit lupus, rahim di angkat, 90% penglihatan tidak berfungsi. Suaminya CEO perusahaan reksadana. Waktu ditanya, apakah bapak ingin nikah lagi? Tidak. Kenapa? Setelah istri saya sakit, saya jadi bertanya-tanya, ini kenapa kok Allah tidak adil? Saya bingung, marah, kesal. Namun istri saya yang sakit ini tidak pernah mengeluh, marah kepada Allah, saya yang tidak mengalami saja kenapa saya mengeluh? Akhirnya saya menemukan bahwa hidup ini hanya untuk Allah. Akhirnya Ibu Mimin ini menjadi motivator untuk ibu-ibu lain yang terserang lupus.

Jadi efek dosa adalah bala, musibah, bencana. Tapi bala bencana tersebut merupakan kasih sayang Allah supaya kita mentaubati dosa kita tersebut.

Kita bisa melihat bagaimana orang kaya yang dugem tiap malam, mabuk-mabukan, dan segala bentuk kemaksiatan lain, bila tidak Allah tegur, bagaimana ia hendak bertaubat?

Solusi?

1.Taubat

Dalam sebuah hadits qudsi

“Wahai anak adam, selama engkau berdoa dan berharap kepada-Ku, niscaya Aku ampuni segala dosamu yang telah lalu dan tidak Aku pedulikan lagi.

Wahai anak adam, jika dosamu membumbung setinggi langit, lalu engkau meminta ampunan-Ku, pasti engkau Kuampuni.

Wahai anak adam, andai kau datang kepada-Ku dengan kesalahan sepenuh bumi, kemudian engkau bertemu dengan-Ku dengan keadaan tidak menyekutukan-Ku sedikitpun, pasti Aku akan mendatangimu dengan ampunan sepenuh bumi pula.”

Lantas tunggu apa lagi? Allah Maha Pengampun tak akan membiarkan jauh hamba-Nya yang ingin mendekat kepada-Nya.

2. Mencari ilmu

Mari kita belajar supaya tahu tidak melakukan perbuatan dosa lagi.

3. Mencari amalan penggugur dosa

Dalam sebuah hadits, diceritakan nabi bersabda Ada 3 amalan yang menjadi penggugur dosa

a. Memperbanyak langkah kaki ke masjid,

b. Menunggu datangnya waktu sholat,

c. Berwudhu ketika waktu dingin/saat kurang enak cuaca.

Dan masih banyak amalan lain yang dapat menggugurkan dosa.

Semoga Allah senantiasa mengampuni dosa kita dan mengajarkan kita bagaimana cara mencintai-Nya.