Sebenarnya apa itu pahlawan?

Dari mana asal kata “pahlawan” tersebut, kenapa kita sampai sangat mengelu-elukannya.

Mungkin jika ditilik, kata “pahlawan” bisa berasal dari bahasa Indonesia, yaitu “pahala” dan “wan” yang berarti seorang manusia yang berjuang mengerjakan suatu kebaikan tulus karena Allah. Jika seperti itu maka kyai layak disebut pahlawan kan ya? Namun nyatanya tak banyak kyai yang disebut pahlawan.

Mungkin juga jika kita tilik dari bahasa arab, kata “pahlawan” bisa berasal dari kata “bahlawani” yang akrobatik. Akrobatik berarti melakukan sesuatu yang luar biasa dengan tidak mementingkan dirinya sendiri. Dia lah yang tetap berani maju ketika yang lain takut dan mundur, dia lah yang tetap berdiri tegak saat yang lain lelah, dia yang tetap bersemangat ketika yang lain berputus asa, dia lah yang berani menjadi tidak biasa dari yang lain yang biasa.

Maka sungguh sangat didambakan sekali ketika kita bisa menjadi “pahlawan” yang berasal dari kata “pahala-wan” dan “bahlawani” tadi.

Dan sungguh, para rasul dan sahabat merupakan contoh yang sangat konkrit dalam definisi kata “pahlawan” seperti yang disebutkan. Silakan tilik biografi mereka.

“Sehingga tak penting lagi bagi mereka, apakah mereka dipuji atau dicela karena sungguh, hanya kemaslahatan umat yang mereka pikirkan”

Setiap zaman punya tantangannya masing-masing.

Untuk itu, setiap zaman punya pahlawannya masing-masing.

Dan pahlawan itu adalah aku, kamu, dan kita.

Tinggal kapan kita bergerak untuk merebut takdir kepahlawanan kita.

Setelah mendengar ceramah Hidayat Nur Wahid saat talkshow kepahlawanan di GSG Salman ba’da asar-magrib

Jumat, 12 November 2010

About these ads